Indah Patmawati

Indah Patmawati, Widyaiswara di P4TK PKn dan IPS. Lahir di Madiun, sebuah kota yang penuh sejarah dan terkenal dengan nasi pecelnya. Alamat di Jalan Parianom B4...

Selengkapnya
Navigasi Web
PENCERAHAN

PENCERAHAN

Hari ke-28

Ya ampuuuuunnnn, baru sekarang aku 'ngeh' tentang pembuatan IPK (Indikator Pencapaian Kompetensi). Barangkali ini dosa terbesarku, tak pernah buat RPP sendiri. Kalau nggak pakai hasil KKG, paling ya minta tolong copas di internet.

Sebenarnya sih bukan tidak pernah diajarkan membuat IPK. Setiap ada Diklat tentang kurikulum ujung-ujungnya membuat RPP setelah itu dipraktikkan. Karena sudah tahu acaranya, maka sudah kupersiapkan segala sesuatunya dari rumah. Jadi, ketika Diklat tidak ribet.

Saatj dijelaskan membuat IPK, paling masuk telinga kanan dan keluar telinga kiri. Keluar dari ruang Diklat, ambyar. Semua seperti hilang ditelan kesibukan yang lain.

Kadang ada rasa bersalah juga nih, pada para instruktur yang sudah menjelaskan panjang lebar, tapi tetap saja aku gak 'mudeng' bukan karena nggak mau belajar, tapi nggak mau ruwet di konsep atau administrasi. Intinya begitu ya... Toh pada akhirnya pelaksanaannya ya gitu-gitu aja. Mengalir seperti air mengalir. Kalau kebetulan sumbernya kecil alirannya kecil kriwik-kriwik. Kalau sumbernya gede ya...wusss gitu analoginya.

Ceritanyabegini, kok aku bisa ngeh tentang pembuatan IPK tadi. Iseng-iseng aku lihat buku hasil karya temanku, yang membahas penerapan model-model pembelajaran beserta contohnya. Ketika aku amati antara KD kemudian diturunkan menjadi IPK trus dibuat Tujuan Pembelajaran lha baru aku paham kalau nggak nyambung.

YaAllah, dengan cara sesederhana itu aku baru memahami apa yang telah dijelaskan oleh instruktur kemarin. Maksudnya seperti itu ya. Baru kali ini, aku bisa mengoreksi hasil karya orang lain, sekaligus mendapat pencerahan untuk diriku sendiri. Bayangkan hampir tujuh tahun telingaku akrab dengan indikator pencapaian kompetensi atau IPK, tetapi tetap saja tak memahami apa dan bagaimana cara membuat dan menentukan.

Eh, ini mak benduduk gitu aja. Tanpa ada penjelasan instruktur aku bisa sadar akan kesalahanku selama ini.

Akumemang bukan ahli bahasa, tapi aku bisa tahu bahwa ada yang salah pada pemahamanku selama ini.

Efek membacaternyata luar biasa.

Setujukan?

#TantanganGurusiana

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Aku banget itu mah

11 Feb
Balas
search